IMPLEMENTASI METODE K-MEANS UNTUK PENGELOMPOKKAN KATA BERINDIKASI CYBERBULLYING PADA KOMENTAR TIKTOK

Authors

  • Muhamad Akmal Syawal Universitas Bina Sarana Informatika
  • Cahya Muhammad Rayhan Universitas Bina Sarana Informatika
  • Bintang Arfiandi Pradhana Universitas Bina Sarana Informatika
  • Yusuf Jordi Richardo Universitas Bina Sarana Informatika
  • Khairul Rizal Universitas Bina Sarana Informatika
  • Susliansyah Susliansyah

DOI:

https://doi.org/10.52362/jisicom.v9i2.2163

Keywords:

TikTok, Pembelajaran Mesin, Perundungan Siber, Kecerdasan Buatan.

Abstract

Perkembangan pesat media sosial seperti TikTok membawa peningkatan kasus cyberbullying yang berdampak negatif pada korban, termasuk tekanan mental. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode clustering sebagai pendekatan pembelajaran tanpa pengawasan untuk mengelompokkan kata-kata indikasi cyberbullying dalam komentar TikTok. Dataset komentar TikTok diolah melalui pra-pemrosesan teks seperti tokenisasi dan normalisasi. Metode clustering digunakan untuk mengelompokkan komentar berdasarkan kemiripan pola kata tanpa memerlukan data berlabel. Hasil pengelompokan mengidentifikasi pola kata konsisten yang menjadi indikasi cyberbullying, mendukung deteksi otomatis tindakan bullying di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan clustering efektif dalam mengenali ciri cyberbullying dan direkomendasikan untuk pengembangan sistem moderasi konten di TikTok guna mengurangi dampak negatif cyberbullying.

References

[1] U. Khaira, R. Johanda, P. Eko, P. Utomo, and T. Suratno, “Sentiment Analysis Of Cyberbullying On Twitter Using SentiStrength,” Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining, vol. 3, no. 1, pp. 21–27, May 2020, doi: 10.24014/IJAIDM.V3I1.9145. Sentiment Analysis of Cyberbullying on Twitter Using SentiStrength - Neliti
[2] Sujatmiko, B. (2024). Analisis Metode Clustering dengan Algoritma DBSCAN Pengelompokan Cyberbullying di Instagram. Repository Universitas Medan Area.
[3] Maruti, E.S., et al. (2024). Cyberbullying Among Elementary School Students on TikTok: Analysis of Behavior Patterns. FKIP UMADA Journal, 2024.
[4] Oktaviyanti, A. (2025). Analisis Sentimen Ulasan Pelecehan di Media Sosial TikTok Menggunakan Algoritma K-Means Clustering. Journal of Engineering, University of Lampung.
[5] Oktaviyanti, A. (2025). Analisis Senitmen dan Pengelompokan Komentar Cyberbullying pada TikTok Menggunakan Algoritma K-Means Clustering. Journal of Engineering, University of Lampung.
[6] Erdiani, B.R.M. (2025). Novel Application of K-Means Algorithm for Sentiment Analysis on TikTok Comments. Universitas Bumigora Journal.
[7] Kartika, A.C.D. (2025). Bentuk dan Faktor Cyberbullying pada Kolom Komentar Konten Kreator TikTok. Etheses UIN Malang.
[8] Maruti, E.S. (2024). Cyberbullying Among Elementary School Students on Social Media: Classification and Symptoms Analysis. FKIP UMADA Journal.
[9] IEEE. (2025). Research on the Application of Weighted Distance K-Means Clustering Algorithm. IEEE Xplore. Scirp.org. (2025). Machine Learning for Identifying Harmful Online Behavior Using K-Means Clustering.
[11] Jurnal UNIMED. (2025). Algoritma K-Means Clustering untuk Mendiagnosis Bullying Berbasis Data Sosial Media.
[12] M. I. Fikri, T. S. Sabrila, Y. Azhar, and U. M. Malang, “Perbandingan Metode Naïve Bayes dan Support Vector Machine pada Analisis Sentimen Twitter,” SMATIKA JURNAL, vol. 10, no. 02, pp. 71–76, Dec. 2020, doi: 10.32664/SMATIKA.V10I02.455.
[13] Rahman et al., “Analisis Perbandingan Algoritma LSTM dan Naive Bayes untuk Analisis Sentimen,” JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika), vol. 8, no. 2, pp. 299–303, Aug. 2022, doi: 10.26418/JP.V8I2.54704.
[14] M. A. Amrustian, W. Widayat, and A. M. Wirawan, “Analisis Sentimen Evaluasi Terhadap Pengajaran Dosen di Perguruan Tinggi Menggunakan Metode LSTM,” JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA, vol. 6, no. 1, pp. 535–541, Jan. 2022, doi: 10.30865/MIB.V6I1.3527.
[15] Y. yuli Astari, A. Afiyati, and S. W. Rozaqi, “Analisis Sentimen Multi-Class Pada Sosial Media Menggunakan Metode Long Short-Term Memory (LSTM),” Jurnal Linguistik Komputasional, vol. 4, no. 1, pp. 8–12, Apr. 2021, doi: 10.26418/JLK.V4I1.43

Additional Files

Published

2025-12-06

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.