Jaringan Internet Dengan Metode Akses Mf-Tdma Melalui Satelit ABS2a

  • Dimas Ardianto Universitas Siber Asia, Jakarta
  • Riad Sahara Universitas Siber Asia, Jakarta
  • Ambros Magnus Rudolf Mekeng Universitas Siber Asia, Jakarta

Abstract

Pada era ini teknologi internet mengalami perkembangan sangat pesat, ada beberapa metode untuk melakukan koneksi internet, salah satunya yaitu Satelit VSAT. Satelit adalah benda luar langit kecil yang beredar mengelilingi benda langit yang lebih besar. Satelit ABS2a adalah salah satu satelit yang orbit di posisi 75°BT, pabrikan dari Boeing dan diluncurkan oleh Space X falcon 9 pada tanggal 15 juni 2016. Salah satu layanan yang diberikan dari satelit ini adalah VSAT. Jaringan internet melalui satelit memiliki kemampuan untuk menjangkau wilayah yang sangat luas tanpa memperhatikan bentuk geografis suatu daerah. Sehingga internet satelit sangat efisien apabila di aplikasikan untuk kebutuhan internet di daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau jaringan fiber optik. Metode akses yang digunakan adalah TDMA dan topologi jaringan yang digunakan adalah topologi bintang/star. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan jaringan internet melalui satelit dengan tujuan untuk memberikan layanan internet pada daerah-daerah terpencil yang mengalami kesulitan akses internet. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode NDLC (Network Developmnet Life Cycle): Analisa, Desain, Implementasi, Monitoring, Manajemen. HUB dan terminal yang digunakan adalah Newtect brand. Hasil penelitian menunjukan performa yang baik dan sesuai ekspektasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Direktorat SMP, “Jejak Sejarah Perkembangan Internet: Dunia dan Indonesia,” kemdikbud. [Online]. Available: https://ditsmp.kemdikbud.go.id/jejak-sejarah-perkembangan-internet-dunia-dan-indonesia/
[2] V. R. Anpilogov, “Satellite communication and broadcasting systems in the 21st century,” in 3rd International Conference on Satellite Communications (IEEE Cat. No.98TH8392), Int. Centre for Sci. & Tech. Inf, 1998, pp. 144–145. doi: 10.1109/ICSC.1998.741397.
[3] Boeing, “Boeing-built ABS-2A 702 satellite enters service over Indian Ocean,” aviationweek. [Online]. Available: https://aviationweek.com/air-transport/interiors-connectivity/boeing-built-abs-2a-702-satellite-enters-service-over-indian
[4] Tri Sutarsih and Karmila Maharani, Statistik Telekomunikasi Indonesia 2022, vol. 2476–9134. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2023.
[5] N. Abramson, “Internet access using VSATs,” IEEE Communications Magazine, vol. 38, no. 7, pp. 60–68, Jul. 2000, doi: 10.1109/35.852033.
[6] G. Yosef Rugi Laka, L. Kanti Rahayu, and Y. Kusnadi, “MODEM GILAT PADA PT. INDO PRATAMA TELEGLOBAL JAKARTA,” Jurnal Techno Nusa Mandiri, vol. XII, no. 2, Sep. 2015, [Online]. Available: https://ejournal.nusamandiri.ac.id/index.php/techno/article/view/447/395
[7] P. P. Indonesia, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI. LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1999 NOMOR 154, PPU. Jakarta: Pemerintah Pusat, 1999.
[8] R. Hidayat, S. Nusa, and M. Jakarta, “RANCANG BANGUN WIDE AREA NETWORK BERBASIS VSAT PADA PT. BFI FINANCE INDONESIA.Tbk,” SNIPTEK, 2014, [Online]. Available: https://repository.nusamandiri.ac.id/repo/files/228107/download/185-364-1-SM.pdf
[9] B. R. Kusnandar, “Satellite Communication.” The Indonesia Satellite Association, Bogor, Oct. 25, 2023.
[10] C. Johnson, “Calculating uplink Eb/No from uplink SIR measurements,” Fifth IEE International Conference on 3G Mobile Communication Technologies (3G 2004) The Premier Technical Conference for 3G and Beyond, vol. 2004, pp. 257–261, 2004, doi: 10.1049/cp:20040676.
[11] P. Herdian, I. Y. M. Edward, and Iskandar, “Block Up Converter Design for Ku Band,” 2020 6th International Conference on Wireless and Telematics (ICWT), pp. 1–4, Sep. 2020, doi: 10.1109/ICWT50448.2020.9243641.
[12] S. S. H. Hsu, P.-Y. Wang, P.-C. Su, M.-C. Chou, Y.-C. Chang, and D.-C. Chang, “Design of Ku/Ka band down-converter front-end for digital broadcast satellite receivers,” 2015 IEEE International Wireless Symposium (IWS 2015), pp. 1–4, Mar. 2015, doi: 10.1109/IEEE-IWS.2015.7164641.
[13] J. Higgins, “From launch to transmission: satellite communication theory and SNG,” in Satellite Newsgathering, Elsevier, 2007, pp. 27–109. doi: 10.1016/B978-0-240-51973-9.50005-7.
[14] Dwi Putri Kusumadewi, Suwadi, and Titiek Suryani, “Implementasi dan Evaluasi Kinerja Modulasi dan Demodulasi GMSK dengan menggunakan WARP,” JURNAL TEKNIK ITS, vol. 4, no. 1, pp. 7–12, 2015.
[15] Y. Mulyanto and S. B. Prakoso, “RANCANG BANGUN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN SISTEM MANAJEMEN OMADA CONTROLLER PADA INSPEKTORAT KABUPATEN SUMBAWADENGAN METODE NETWORK DEVELOPMENT LIFE CYCLE (NDLC),” Jurnal Informatika, Teknologi dan Sains, vol. 2, no. 4, pp. 223–233, Nov. 2020, doi: 10.51401/jinteks.v2i4.825.
Published
2024-01-23
How to Cite
ARDIANTO, Dimas; SAHARA, Riad; RUDOLF MEKENG, Ambros Magnus. Jaringan Internet Dengan Metode Akses Mf-Tdma Melalui Satelit ABS2a. JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research), [S.l.], v. 8, n. 1, p. 13-25, jan. 2024. ISSN 2598-8719. Available at: <https://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/jisamar/article/view/1376>. Date accessed: 25 feb. 2024. doi: https://doi.org/10.52362/jisamar.v8i1.1376.