https://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/issue/feedTRIDHARMADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta2026-07-30T00:00:00+07:00Dr. Verdi Yasin, S.Kom.,M.Kom.verdi_yasin@stmik.jayakarta.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>TRIDHARMADIMAS</strong>: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta adalah Jurnal untuk mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat, yang telah dilakukan atau dilakanakan oleh seoran akademisi (Dosen) sebagai bentuk menjalankan tugas dan tanggung jawab seorang akademisi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada Pengabdian kepada Masyarakat sesuai bidang Ilmu seorang akademisi mengajar. untuk itu kami menjelaskan bidang ilmu yang dapat dipublikasikan pada Jurnal TRIDHARMADIMAS ini, yakni: Bidang Ilmu Komputer, Bidang Teknologi Informasi, Bidang Sistem Informasi, Bidang Inormatika, Bidang Sistem Komputer, Bidang Teknik Elektro, Bidang Komunikasi, Bidang Ekonomi & Sains, Bidang Manajemen & Sains, Bidang Bisnis, Bidang Akuntansi, Bidang Sosial.</p>https://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2371Workshop Pemanfaatan Microsoft Word 2016 Dalam Penunjang Aktivitas Guru Dan Wali Santri Pada TPQ UPEKA VI Tanjung Priok Jakarta Utara2026-07-23T15:30:42+07:00Yuli Komalasariyulisyaltut15@gmail.comMuhammad Muharromanonim@gmail.comDwi Yuni Utamianonim@gmail.comAchmad Sumbaryadianonim@gmail.com<p>TPQ UPEKA VI memiliki fungsi untuk Meningkatkan kualitas diri serta pendidikan anak sesuai dengan konsep dasar pembinaan tumbuh kembang anak secara holistik. Untuk menambah keilmuan dibidang teknologi khususnya penggunaan Microsoft office yaitu, Microsoft Word, mitra bekerjasama dengan FTI Universitas Bina Sarana Informatika mengadakan pelatihan penggunaan Microsoft Word. Melalui kegiatan ini Perlunya membuat suatu perkumpulan yang secara berkelanjutan dalam membangun potensi sumberdaya dalam meningkatkan kualitas dan fungsionalitas penggunaan Microsoft Word .Pengurus dan pengajar memahami agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan tentunya dapat berbagi pengetahuan dan informasi terutama dalam pengolahan data menghasilkan sesuatu yang bermanfaat Pengabdian masyarakat tentu menjadi suatu kewajiban bagi dosen yang merupakan suatu kegiatan proses pemberdayaan diri dan potensial untuk kepentingan masyarakat yang ada di wilayah tertentu yang menjadi target pengembangan. Dengan membentuk masyarakat sesuai perkembangan zaman yang maju dan berfikir secara realistis menghasilkan gaya leadership yang handal maka secara tak langsung akan terbentuk pula sebuah peradaban yang maju. Dengan segala potensi yang dimiliki oleh dosen-dosen Universitas Bina Sarana Informatika dan didukung dengan teknologi informasi yang berkembang dapat menjadi tonggak pengabdian masyakarat yang sangat bermanfaat dan proses penyelarasan terkait dengan kemajuan dibidang teknologi informasi yang merupakan bagian erat dalam kemajuan Pendidikan di Indonesia saat ini yang harus didukung dengan kegiatan yang bermanfaat.</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Yuli Komalasari, Muhammad Muharrom, Dwi Yuni Utami, Achmad Sumbaryadihttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2450Pelatihan Rekayasa Prompt Menggunakan Generative AI untuk Akselerasi Produktivitas Penulis di Platform Digital KBM APP2026-07-23T15:30:43+07:00Hidayatul Ichwanhidayatul_ichwan@stmik.jayakarta.ac.idJohan Johanjohan_nainggolan@stmik.jayakarta.ac.idAdrian Adrianadrian@stie.jayakarta.ac.idSaprudin Saprudinsaprudin_saprudin@stie.jayakarta.ac.idZulhalim Zulhalimzulhalim@stmik.jayakarta.ac.idIfan Junaediifan_junaedi@stmik.jayakarta.ac.id<p>Perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang baru bagi dunia kepenulisan digital dalam meningkatkan efektivitas dan kreativitas proses produksi karya. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait keterampilan dalam menyusun prompt yang tepat untuk menghasilkan keluaran yang relevan dan berkualitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penulis digital dalam memanfaatkan Generative AI melalui pelatihan rekayasa prompt yang terstruktur. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, workshop interaktif, pendampingan praktik, serta evaluasi hasil kegiatan. Materi pelatihan difokuskan pada penerapan teknik Prompt Engineering berbasis pendekatan Context-Task-Instruction (CTI) untuk mendukung proses pengembangan ide, penyusunan alur cerita, dan penulisan konten digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan menerapkan teknik penyusunan prompt secara lebih efektif dalam aktivitas kepenulisan. Pemanfaatan Generative AI juga membantu peserta mengatasi hambatan kreatif, mempercepat proses penulisan, serta meningkatkan kualitas perencanaan karya. Dengan demikian, rekayasa prompt dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung produktivitas, kreativitas, dan daya saing penulis digital di era transformasi teknologi berbasis kecerdasan buatan.</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hidayatul Ichwan, Johan Johan, Adrian Adrian, Saprudin Saprudin, Zulhalim Zulhalim, Ifan Junaedihttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2557Membangun Keberlangsungan Bisnis Melalui Kesadaran dan Kesehatan Mental Masyarakat Pada Yayasan Pelita2026-07-23T15:30:44+07:00Susi Sih Kusumawardhanydosen01244@unpam.ac.idYunita Kurnia Shantidosen00899@unpam.ac.idSudarmadi Sudarmadidosen00752@unpam.ac.id<p>Kesadaran dan Kesehatan mental menjadi sorotan utama dalam masyarakat modern saat ini, namun masih terdapat stigma dan kurangnya pemahaman yang mengiringinya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta memperoleh manfaat berupa peningkatan kesadaran dan kesehatan mental, yang pada akhirnya akan mendukung terciptanya keberlangsungan bisnis perusahaan secara berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak untuk mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi dan mengimplementasikannya. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang keasadatrtan dan kesehatan mental, termasuk penyebab, gejala, dan cara penanganannya. Selain itu, terjadi perubahan sikap dan perilaku masyarakat terhadap kesehatan mental, dengan respons positif yang lebih besar terhadap individu dengan masalah kesehatan mental dan penurunan stigma. Dukungan kesadaran dan kesehatan mental meningkat untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi individu yang membutuhkan bantuan dalam kesehatan mentalnya. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pendekatan kesadaran dan kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberlangsungan bisnis. Kolaborasi antara berbagai pihak juga memberikan dampak yang signifikan dalam menciptakan lingkungan yang lebih mendukung dan toleran terhadap individu dengan masalah kesadaran dan kesehatan mental. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya merawat kesadaran dan kesehatan mental untuk meningkatkan bisnis dan kesejahteraan psikologis masyarakat secara keseluruhan.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong>Keberlangsungan bisnis, Kesadaran, Kesehatan Mental</p> <p><em> </em></p> <p><em>Abstract : Awareness and mental health have become a main focus in today's modern society, but there are still stigmas and a lack of understanding surrounding them. The goal of this community service is to improve the quality of human resources and support sustainable development, as well as to gain benefits in the form of increased awareness and mental health, which will ultimately support the sustainable continuity of the company's business. The community service method used is Participatory Action Research (PAR), which involves active participation from various parties to identify problems, formulate solutions, and implement them. The results of the community service show an increase in public knowledge and understanding of awareness and mental health, including the causes, symptoms, and ways to address them. In addition, there has been a change in people's attitudes and behaviors towards mental health, with a greater positive response to individuals with mental health issues and a reduction in stigma. Awareness and mental health support have increased to create a more inclusive and supportive environment for individuals in need of mental health help. The conclusion of this service is that awareness and health approaches play a role in increasing public awareness about business sustainability. Collaboration between various parties also has a significant impact in creating a more supportive and tolerant environment for individuals with mental health and awareness issues. Therefore, this service contributes concretely to efforts to care for mental health and awareness to improve business and overall psychological well-being of the community. </em></p> <p><em> </em></p> <p><em>Keywords: Business sustainability, Awareness, Mental Health</em></p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Susi Sih Kusumawardhany, Yunita Kurnia Shanti, Sudarmadi Sudarmadihttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2562Membangun kesadaran kolektif melalui sosialisasi Perubahan ppks menjadi PPKPT di STIE Jayakarta2026-07-23T15:30:44+07:00Oktavia Marpaungoktavia_marpaung@stie.jayakarta.ac.idSita Dewisitadewi.27@gmail.comBertha Elvy Napitupulubertha.napitupulu27@gmail.comFrisca L. Siagianfriscalgs@gmail.com<p><em>The change in national policy from PPKS (Prevention and Handling of Sexual Violence) to PPKPT (Prevention and Handling of Violence in Higher Education) marks an important milestone in efforts to create a safe, inclusive campus free from all forms of violence. The outreach activities conducted by the STIE Jayakarta PPKPT Task Force represent a tangible form of service to the campus community. This article aims to document the implementation process of these outreach activities and discuss their strategic significance in fostering a campus culture free from violence. A narrative approach is used to convey the dynamics of the activities and their impact on the collective awareness of the academic community. The results of these activities demonstrate an increased understanding of the types of violence as well as the mechanisms for reporting and addressing them.</em></p> <p><em>It is hoped that these activities can serve as a model of best practice in promoting the optimal implementation of Ministry of Education, Culture, Research, and Technology Regulation No. 55 of 2024.</em></p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Oktavia Marpaung, Sita Dewi, Bertha Elvy Napitupulu, Frisca L. Siagianhttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2563Pelatihan Interactive English Speaking Games untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Berbahasa Inggris Peserta Didik Anak Jalanan Kelas X di Yayasan Insan Mandiri Kota Depok2026-07-23T15:30:44+07:00Ratna Wulandariratnawl@staff.gunadarma.ac.idAswarini Sentanaaswarinisentana@staff.gunadarma.ac.idAnindia Ayu Rahmawatianindia_ayu@staff.gunadarma.ac.idAdani Nur Sabrinaadaninursabrina@staff.gunadarma.ac.idSeptian Dwi Putris_dwiputri@staff.gunadarma.ac.idRicky Perdanarickyperdana@staff.gunadarma.ac.idStella Amandastella_amanda@staff.gunadarma.ac.idMarliana Marlianamarliana@staff.gunadarma.ac.id<p>Lack of self-confidence is the primary psychological barrier for street children in mastering English speaking skills. This community empowerment research, employing a quasi-experimental design, aims to enhance the English-speaking confidence of grade X street children at the Insan Mandiri Foundation, Depok, through Interactive English Speaking Games. The program was conducted from March to June 2026, involving a saturated sample of 45 tenth-grade students. The research design utilized a One-Group Pretest-Posttest Design executed over 12 intensive sessions. The intervention was developed based on scaffolding principles using various interactive games, such as Word Chain, Situational Role-Play, and Two Truths and a Lie. Evaluation metrics were collected via a modified Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) self-confidence questionnaire and a speaking performance rubric. The pre-test results revealed that the majority of students fell into the "Low" category (57.8%). However, post-intervention (post-test), 62.2% of students successfully achieved the "High" category, and 26.7% reached the "Very High" category. The accumulative mean score of students' self-confidence sharply rose from 42.4 to 78.6, with a significant value of p = 0,000 (p < 0,05). It can be concluded that the implementation of interactive games over 12 sessions is highly effective in lowering the affective filter, mitigating language anxiety, and significantly boosting the self-confidence of street children.</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ratna Wulandari, Aswarini Sentana, Anindia Ayu Rahmawati, Adani Nur Sabrina, Septian Dwi Putri, Ricky Perdana, Stella Amanda, Marliana Marlianahttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2564PEMBERIAN PENYULUHAN PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI MASA DEPAN MELALUI PENGUATAN MOTIVASI BELAJAR PADA MASYARAKAT DI YAYASAN BINA INSAN MANDIRI DEPOK2026-07-23T15:30:44+07:00Ade Irma Suryaniade_irma_suryani@staff.gunadarma.ac.idNurul Hudanurul_huda@staff.gunadarma.ac.idDina Kusuma Astutidinakusuma@staff.gunadarma.ac.idTety Winda Siregartetty_siregar@staff.gunadarma.ac.id<p>Education is a form of long-term investment that requires the sacrifice of time, financial resources, as well as mental, emotional, and physical effort. In the era of globalization and technological advancement, understanding the importance of investing in education has become increasingly crucial, as it directly contributes to improving the quality of human resources and economic growth. Quality education is capable of producing competent workers who play a role in increasing productivity and national income. In addition to its economic impact, education also contributes to enhancing social welfare and the overall quality of a nation through the development of skilled and competitive individuals. As a form of commitment to sustaining education, the Community Service Team (Abdimas) of Universitas Gunadarma organized an educational outreach program for parents of students at the Bina Insan Mandiri Foundation study group located in Pancoranmas District, Depok City. This activity aims to provide in-depth understanding of the importance of education as preparation and investment for the future</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ade Irma Suryani, Nurul Huda, Dina Kusuma Astuti, Tety Winda Siregarhttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2565DAUR ULANG DAN TANAM CERIA: EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI POT TANAMAN DI SDN 13 UKS PAGI2026-07-23T15:30:44+07:00Riska Ramdaniriska.ramdani@gmail.comArjun Arief Mustofaarjun.mustofa15@gmail.comSatriya Dzaki Pratamasatriyapratama931@gmail.comNazwa Haula Hidayatnazwacy697@gmail.comSahira Nadia Putrisahiraandia@gmail.comKiki Nurjanahnurjkiki@gmail.comHerliani Ayu Nisaherlianiayunissa@gmail.comInge Anastasyaingeanasta1908@gmail.com<p>The community service activity titled <strong>"Daur Ulang dan Tanam Ceria"</strong> aims to increase students' understanding of waste management and support urban farming programs in schools. The main problem addressed is the low value of plastic waste in urban environments which is difficult to decompose. The method used is community education through socialization and training on making plant pots from used plastic bottles. The results showed that 60 students from grades 4 A and 4 B at SDN 13 UKS Pagi were able to transform plastic waste into aesthetic and functional planting media. A total of 100 plants were provided, where 60 seedlings were planted with students and 40 others were handed over to the school. The conclusion is that creative education through the reuse principle is effective in increasing students' enthusiasm regarding plastic waste issues.</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Riska Ramdani, Arjun Arief Mustofa, Satriya Dzaki Pratama, Nazwa Haula Hidayat, Sahira Nadia Putri, Kiki Nurjanah, Herliani Ayu Nisa, Inge Anastasyahttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2589Penguatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Dan Edukasi Literasi Digital Bagi Siswa Smp As-Syarifiyah Guna Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Cerdas Digital2026-07-23T15:30:44+07:00Hannie Hanniehannie@staff.unsika.ac.idAgung Susilo Yudaagung.susilo@staff.unsika.ac.idRatna Mufidahratna.mufidah@cs.unsika.ac.idIqbal Maulanaiqbal.maulana@cs.unsika.ac.idAde Andri Hendriadihendriadi@unsika.ac.idCarudin Carudincarudin@cs.unsika.ac.idDadang Yusupdadang.dyf@staff.unsika.ac.idIntan Purnamasariintan.purnamasari@staff.unsika.ac.idRini Mayasaririni.mayasari@staff.unsika.ac.idTaufik Ridwantaufik.ridwan@cs.unsika.ac.idSofi Defiyantisofi.defiyanti@unsika.ac.idBilly Ibrahim Hasbibilly.ibrahim@staff.unsika.ac.idYuyun Umaidahyuyun.umaidah@staff.unsika.ac.idAhmad Khusaeriahmad.khusaeri@cs.unsika.ac.id<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Singaperbangsa Karawang di SMP As-Syarifiyah pada bulan November 2025. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan guru yang masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, serta kerentanan siswa terhadap paparan hoax dan ancaman keamanan data pribadi. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kegiatan dilaksanakan dalam dua pilar utama: pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran bagi guru menggunakan PhET Interactive Simulations dan sosialisasi literasi digital bagi siswa yang mencakup materi keamanan siber dan anti-hoax. Metode yang digunakan meliputi hands-on training, demonstrasi aplikasi, ceramah interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 13 guru telah mendapatkan pelatihan integrasi TIK dalam pembelajaran, sementara 120 siswa berhasil dibekali keterampilan mengidentifikasi hoax dan menerapkan langkah keamanan siber. Evaluasi post-test menunjukkan peningkatan pemahaman pada kedua kelompok sasaran. Meskipun dihadapkan pada kendala infrastruktur TIK dan manajemen waktu, solusi yang diterapkan secara efektif memastikan tercapainya target keluaran. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan budaya pembelajaran berbasis teknologi dan memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah mitra.</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Hannie Hannie, Agung Susilo Yuda, Ratna Mufidah, Iqbal Maulana, Ade Andri Hendriadi, Carudin Carudin, Dadang Yusup, Intan Purnamasari, Rini Mayasari, Taufik Ridwan, Sofi Defiyanti, Billy Ibrahim Hasbi, Yuyun Umaidah, Ahmad Khusaerihttps://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/tridharmadimas/article/view/2618Experiencing local culture and learning english A new concept for a tour package in Kampung Batik Cibuluh, Bogor2026-07-23T20:30:00+07:00Sari Rejekisari.rezeki@unpak.ac.idErol Kurniawanerol.kurniawan@unpak.ac.idAnindia Ayu Rahmawatianindia_ayu@staff.gunadarma.ac.idNajwa Amiranajwaamira33@gmail.comRasya Annisa Anomrasyaannisaan@gmail.comShelvi Fitria Azizahdedeshelvifitria@gmail.com<p>Kampung Batik Cibuluh, recognized by the Ministry of Tourism and Creative Economy as a tourism village in Bogor, has become a growing attraction for sustainable tourism that offers educational experiences. This destination not only provides hands-on batik-making but also cultural and educational tours immersing visitors in local culture, including the history, philosophy, and processes of batik production. One key challenge is the lack of structured programs, with no prior study managing or developing tour packages for Kampung Batik Cibuluh. To address this issue, one effective solution is a tour package that integrates local culture, sustainable tourism practices, and English language learning. Combining local culture and language learning in tour packages represents an innovative approach. The results are expected to preserve and promote local culture, enhance sustainable tourism, and offer local and international tourists opportunities to learn a foreign language. Ultimately, this study equips Kampung Batik Cibuluh with effective strategies to compete with other destinations</p>2026-07-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Sari Rejeki, Erol Kurniawan, Anindia Ayu Rahmawati, Najwa Amira, Rasya Annisa Anom, Shelvi Fitria Azizah