Penguatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Dan Edukasi Literasi Digital Bagi Siswa Smp As-Syarifiyah Guna Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Cerdas Digital
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Singaperbangsa Karawang di SMP As-Syarifiyah pada bulan November 2025. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan guru yang masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, serta kerentanan siswa terhadap paparan hoax dan ancaman keamanan data pribadi. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kegiatan dilaksanakan dalam dua pilar utama: pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran bagi guru menggunakan PhET Interactive Simulations dan sosialisasi literasi digital bagi siswa yang mencakup materi keamanan siber dan anti-hoax. Metode yang digunakan meliputi hands-on training, demonstrasi aplikasi, ceramah interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 13 guru telah mendapatkan pelatihan integrasi TIK dalam pembelajaran, sementara 120 siswa berhasil dibekali keterampilan mengidentifikasi hoax dan menerapkan langkah keamanan siber. Evaluasi post-test menunjukkan peningkatan pemahaman pada kedua kelompok sasaran. Meskipun dihadapkan pada kendala infrastruktur TIK dan manajemen waktu, solusi yang diterapkan secara efektif memastikan tercapainya target keluaran. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan budaya pembelajaran berbasis teknologi dan memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah mitra.
Downloads
References
[2] D. Hariyanto, “Pemberdayaan Guru melalui Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Interaktif,” Abdimas Pedagog., vol. 8, no. 2, pp. 88–95, 2025.
[3] B. Susanto and others, “Edukasi Literasi Digital dan Anti-Hoax bagi Remaja Sekolah Menengah,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 5, no. 1, pp. 112–120, 2024.
[4] K. Anwar and others, “Evaluasi Dampak Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi,” J. Surya Masy., vol. 6, no. 2, pp. 120–128, 2024.
[5] E. M. Al-Zoubi, “The impact of PhET simulations on students’ conceptual understanding in STEM,” Int. J. STEM Educ., vol. 11, no. 1, pp. 1–15, 2024.
[6] F. Nisa and others, “Pelatihan Cyber Hygiene untuk Mencegah Phishing di Kalangan Pelajar,” J. Dedik. Masy., vol. 7, no. 4, pp. 310–318, 2024.
[7] J. Siregar, “Manajemen Jejak Digital dan Etika Berinternet bagi Generasi Z,” J. Etika dan Teknol., vol. 5, no. 2, pp. 77–89, 2024.
[8] M. R. Fahmi, “Sosialisasi Netiket untuk Mengurangi Risiko Cyberbullying di Sekolah Dasar dan Menengah,” J. Pengabdi. Pendidik., vol. 3, no. 3, pp. 210–218, 2024.
[9] G. L. Putra, “Strategi Cek dan Ricek dalam Menangkal Informasi Palsu di Media Sosial,” J. Komun. Digit., vol. 8, no. 2, pp. 150–162, 2025.
[10] N. A. Saputra, “Model Edukasi Keamanan Data Pribadi Siswa Menghadapi Era Web 3.0,” J.
Keamanan Siber Nas., vol. 2, no. 1, pp. 12–25, 2026.
[11] I. J. Smith and K. Lee, “Evaluating Kahoot! and Quizizz for student engagement in middle
schools,” Comput. \& Educ. Open, vol. 5, p. 100120, 2024.
[12] C. Wibowo and D. Putri, “Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber pada Siswa SMP melalui
Metode Gamifikasi,” J. Sist. Inf. Cerdas, vol. 10, no. 3, pp. 201–210, 2025.
[13] A. Rahman and others, “Integrasi PhET Simulation dalam Pembelajaran Sains di Era Digital,” J.
Inov. Pendidik., vol. 12, no. 2, pp. 45–56, 2024.
[14] L. Hakim, “Workshop Penggunaan PhET Interactive Simulations untuk Guru IPA SMP,” J.
Abdimas Mandiri, vol. 9, no. 1, pp. 55–64, 2025.
[15] O. Yuliana and others, “Penguatan Kapasitas Literasi Informasi Digital dalam Mengidentifikasi
Hoaks,” J. Ilmu Komun., vol. 21, no. 2, pp. 201–215, 2025.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












