KOMPARASI METODE CLUSTERING K-MEANS DAN SINGLE LINKAGE UNTUK PENENTUAN KELOMPOK AGENT PADA CALL CENTER

Authors

  • Sapriyanti Sapriyanti STMIK Nusa Mandiri
  • Yan Rianto STMIK Nusa Mandiri

Keywords:

pusat telepon, K-Means, metode komparasi, single linkage

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan manual dan penerapan menggunakan aplikasi Rapidminer sebagai komparasi clustering metode K-Means dan Single Linkage untuk mengetahui jumlah pengelompokan agent contact center pada PT XYZ. Dimana pengelompokan dilakukan berdasarkan standar yang telah ditentukan, sedangkan pengelompokan menggunakan metode Single Linkage mengacu pada jarak terdekat antar parameter Agent. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pada saat proses pengelompokan menggunakan metode K-Means dan metode Single Linkage, terdapat perbedaan dalam hal jumlah Agent dalam sebuah cluster, anggota pada masing masing cluster, dan waktu eksekusi untuk membangun sebuah cluster. Dalam hal waktu eksekusi untuk membangun sebuah cluster dengan 20 agent contact center, metode K-Means lebih unggul dibanding dengan metode Single Linkage. Dengan mencari nilai centroid distance, didapatkan bahwa cluster yang terbentuk dari metode K-Means lebih ideal dibanding metode Single Linkage. Dimana jumlah member pada cluster dengan metode K-Means yaitu C0 (3), C2 (9) dan C3 (8) sedangkan dengan metode Single Linkage yaitu C0 (8), C2 (9) dan C3 (3).

 

Kata kunci: pusat telepon, K-Means, metode komparasi, single linkage.

Author Biographies

Sapriyanti Sapriyanti, STMIK Nusa Mandiri

Program Magister Ilmu Komputer

Yan Rianto, STMIK Nusa Mandiri

Program Studi Ilmu Komputer

Downloads

Published

2020-08-14

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.